MANAJEMEN
KAPAL
1. a. Dalam
pengawakan kapal, jelaskan keuntungan dan kerugian sistem pegawai
tetap dan sistem kontrak
b. Pada
perusahaan pelayaran dengan awak kapal sebagai pegawai tetap, berapa
% awak kapal cadangan yang diperlukan ?
Jawab
1. a. PEGAWAI
TETAP
Keuntungan:
- Ada
sense of belonging
- Pengaturan untuk
penempatan di kapal mudah
- Kualitas pegawai
terkendali/terpantau dengan baik.
Kerugian
:
- Biaya relative
besar dalam merekrut pegawai baru (ikatan dinas, dan lain-lain)
- Saat pegawai di
darat perlu digaji besar.
PEGAWAI
KONTRAK
Keuntungan
- Tidak
perlu biaya rekrut
- Gaji diberikan
pada waktu habis kerja di kapal
- Mudah
menghentikan pegawai yang konditnya jelek.
Kerugian
- Tidak ada sense of
belonging
- Pegawai yang
kualitasnya baik bisa dipindah (EXODUS)
- Dalam keadaan
mendadak sulit mencari nahkoda / awak kapal.
b. Pada
perusahaan pelayaran dengan awak kapal sebagai pegawai tetap adalah
25% – 50% sebagai awak kapal cadangan mengingat proses mutasi, naik
turun, cuti, sakit, dan lain-lain.
2. Sebagai nahkoda,
langkah apa yang harus dilakukan jika :
a. Kapal mengalami
kerusakan di tengah laut
b. Kapal terlibat
tubrukan dan mengalami kerusakan yang mempengaruhi kelautannya.